Materi satu semester

Mata Kuliah Desain Interior II Comments Off on Materi satu semester

SESI/PERKULIAHAN KE: 1

TIK  :   Pada akhir pertemuan ini mahasiswa diharapkan dapat

  1. menjelaskan pengertian interior Public
  2. mengidentifikasi aspek-aspek yang mempengaruhi perencanaan interior Public

I. Bahan Bacaan

  1. Ernest Burden, Architectural Delination, London: McGraw-Hill Inc., 1982.
  2. Etienne, Grandjean, Ergonomic of The Home. London: Taylor & Francis Ltd.
  3. Fritz Wilkening, Tata Ruang. Semarang: Kanisius, 1987.
  4. Yoseph  De Chiara, et al., Time Saver Standarts for Interior Designs and Space Planning, New York: Mc Graw-Hill Inc 1991
  5. Stepat, Dorothy, et al., Introduction to Interior Design. New York: Macmillan Publishing Co., Inc., 1980.
  6. Singleton, Introduction of Ergonomic. Ginewa: World Healt Organization, 1972.
  7. Sunarmi, “Spirit Jiwa Prencanaan Interior “Elsie de Wolf” Aplikasinya Pada Rumah Tinggal Yang Sempit dan Berhimpit” dalam Jurnal Ornamen Seni Rupa STSI Surakarta, Vol. 2. No. 1 Januari 2005.
  8. Pamuji Suptandar, Desain Interior. Jakarta: Djambatan, 1999.
  9. Nur Irsyadi,  et al. Proses Perancangan yang Sistematis. Jakarta: Penerbit Djambatan, 1982.
  10. Y.B. Mangunwijaya, Wastu Citra. Jakarta: Jambatan ,1994.

II. Bacaan Tambahan

  1. Philip Rawson, Design.  New Yersy : Englewood Cliffs, INC., 1988.
  2. Pile, John F. Interior Design. New York: Harry N. Abrams, Inc., 1988.
  3. Richards Dawis, ed., Over 30 Projets and More Man 100 Design Ideas for Every Room in Your Home, London: Conron Octapus  Limited 1989.

III. Pertanyaan Kunci / Tugas

Ketika Anda membaca bahan bacaan berikut, gunakanlah pertanyaan-pertanyaan berikut ini untuk memandu Anda:

  1. Apa yang dimaksud dengan Interior Public?
  2. Bagaimana sebenarnya pandangan manusia terhadap Interior Public, apa fungsi Interior Public bagi manusia?
  3. Apakah kaitannya gaya hidup/profesi dengan Interior Public?
  4. Untuk merencana Interior Public apa yang perlu dipahami?

IV. Tugas

  1. Jelaskan tentang pengertian Interior Public.
  2. Jelaskan fungsi Interior Public?
  3. Jelaskan gaya masing-masing Interior Public.
  4. Coba identifikasi aspek-aspek perencanaan Interior Public.
  5. Jelaskan masing-masing aspek itu.

Penataan Zoning Interior Rumah Pajang

KARYA ILMIAH Comments Off on Penataan Zoning Interior Rumah Pajang

Abstrak Hasil Penelitian Penataan Zoning Interior Rumah Pajang Upaya Mengoptimalkan Omset Hasil Kerajinan Logam Di Tumang-Boyolali Jawa Tengah

Penelitian ini berjudul “ Penataan Zoning Interior Rumah Pajang Upaya Mengoptimalkan Omset Hasil Kerajinan Logam Di Tumang-Boyolali Jawa Tengah”. Arah kegiatan penelitian dalam rangka menemukan peta solusi tawaran desain interior rumah tinggal sekaligus sebagai rumah pajang bagi pengrajin logam dalam rangka mendukung daerah wisata bagi dukuh Tumang  Boyolali. Untuk menjawab permasalahan strategi penelitian yang digunakan dengan strategi penelitian deskriptif kualitatif. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan fenomenologi didukung oleh pendekatan psikologi, ergonomi, sosial, dan budaya. Sampel yang dipilih didasarkan pada purposive sampling. Sumber data yang digunakan, narasumber, tempat dan peristiwa, hasil karya logam, catatan pribadi pengrajin. Teknik pengumpulan data dengan wawancara, pengamatan, dan studi literature(library research). Akurasi dan validitas data yang digunakan teknik triangulasi sumber. Model analisis meminjam analisis interkatif.

Hasil penelitian menunjukkan masyarakat Tumang adalah pengrajin yang hidup dalam konsep masyarakat Jawa. Mereka tetap terikat pada hubungan erat dengan keluarga inti dan lingkungan membentuk rasa persaudaraan yang kuat. Kekuatan rasa persaudaraan ini berpengaruh pada selera dan cara pandangnya terhadap selera bentuk rumah. Orientasi penataan rumah tinggal lebih diprioritaskan pada kepentingan kemasyarakatan ketimbang untuk usahanya. Beberapa ruang yang dimiliki belum dimanfaatkan sesuai dengan fungsinya. Ada dua faktor yang mempengaruhi pengrajin tidak melakukan pemajangan hasil karya secara layak. Faktor internal dipengaruhi karena pengrajin kurang paham dan kurang terampil tentang desain rumah pajang. Faktor eksternal dipengaruhi karena kurangnya pengunjung secara rutin sebagai wisata ke dukuh Tumang dan minimnya minat konsumen terhadap desain pengrajin. Untuk mengatasi permasalahan tersebut perlu dilakukan kegiatan yang dapat menambah pengetahuan dan ketrampilan tentang desain bagi pengrajin. Kegiatan tersebut dikemas dalam bentuk workshop untuk satu lingkungan sebagai percontohan.  Konsep tawaran desain yang dinilai tepat bagi pengrajin logam di Tumang untuk mendukung kegiatan workshop dengan pendekatan pecitraan lingkungan dan pencitaraan fisik rumah. Pencitraan lingkungan mengarah pada upaya menggalakan informasi keberadaan sekumpulan pengrajin logam Tumang kepada kahalayak umum, melalui pengolahan bentuk dibeberapa tempat yang dianggap strategis. Pencitraan fisik rumah dengan stratregi pendekatan tema perilaku profesi konsumen. Pendekatan ini memolakan masing-masing aktivitas akan menjadi pusat perhatian dalam pemecahan desain. Pencitraan fisik rumah pajang dilakukan dengan cara penataan kembali fungsi ruang dan pengolahan bentuk display pajang hasil kerajinan melalui permainan display dinding.

Keywords: Zoning, Rumah Pajang, perilaku profesi

Pertemuan I

Mata Kuliah Desain Interior II Comments Off on Pertemuan I

Kontrak Perkuliahan

Pertemuan I

MATA KULIAH Comments Off on Pertemuan I

Kontrak Kuliah

Hello world!

Pambuko 3 Comments »

IMG0143A

Welcome to Narmied

Asskum.

Manusia sering melupakan syukur nikmat sehat dan nikmat kesempatan  pada Allah SWT.

Bersyukur pada Allah adalah kunci damai di hati, syukur yang sesungguhnya adalah tidak cukup dalam lisan akan tetapi terimplemntasi pada sikap dan tindakan. Bersyukur bukan berartti pasrah dalam situasi tetapi berusaha yang terbaik pada setiap siatuai. Terbaik pada setiap situasi adalah penting tetapi lebih penting selalu baik pada setiap saat.


WordPress Theme & Icons by N.Design Studio
Entries RSS Comments RSS Log in